Dear diary.
Hari ini tepatnya tgl 14 nov 2011, untuk pertama kalinya aku merasakan senang n iklhas dalam mengikuti upacara.
Mau tau kenapa. ?
Karena ex alias mantan ku jadi PU dalam upacara hari ini. Lalu teman2 yg
tau aku pernah menjalani kisah cinta dengan dia langsung usil
menjailliku dengan kata2 yg bikin aku ketawa n senyum2.
:)
jujur, aku masih menyimpan rasa padanya walau sekarang ini aku telah memiliki pacar.
Dan ada 1 lagy kata2 temen qw yg bikin ge er.
Emon bilang gini
"tau gak tadi tu PU.a gak ngeliatin lurus k barisan paling depan, tapi
malah ngeliatin barisan no 5. Pertama tak kira sapa na', ternyata kamu"
terus aku jawab deh.
"udah ah nop, gak usah bikin aku ge er. Aku tau dy dah gak suka ma aku. Dy juga dah punya pacar".
Dan itulah sekilas cerita hari ini, yg cukup membuatku senyum2 sendiri mengingatnya.
apakah blog ini menarik ?
Sabtu, 10 November 2012
KEYLA (karya denisa)
Bab
2
“hoam, jam berapa sih?” kata dave sambil meraih jam
di mejanya
04.30 WIB
“dah pagi rupanya. Gua lari – lari dulu deh”
Ya itulah Dave Antonio, cowok berwajah chinese ini
hobi banget sama yang namanya olahraga. Hampir semua bidang olahraga dia kuasai.
Dan tiap pagi dia selalu menyempatkan diri untuk lari – laro keliling kompleks.
Setelah cuci muka, ia pun segera memakai sepatu dan
bergegas memakai sepatu. Tak sabar ia untuk menikmati udara pagi yang masih
segar.
•••
06.00 WIB
Setelah selesai sarapan, dave bergegas berangkat
menuju sekolanya. Ya hari ini adalah tahun ke dua, dia akan mengoreintasi para
siswa baru. Dia tidak ingin datang terlambat sekolah, dia ingin mejadi senior
yang terlihat disiplin di depan yuniornya.
Dave pun mengendarai motor Vixionnya dan melaju
membelah jalan pagi yang belum begitu ramai dengan anak sekolah. Ingin rasanya
ia cepat tiba di sekolah dan melupakan semua masalahnya di rumah. Ya, sudah 1
tahun ini orang tuanya bertengkar dan itu membuatnya berubah menjadi pribadi
yang emosian.
Di sekolah
Tampak dari kejauhan sahabat karibnya rio, baru saja
tiba. Ya sudah dari kecil mereka sahabatan.
KEYLA (karya denisa)
PROLOG
Jika ku bukan orangnya, jangan beri aku harapan itu
yang ku mau
Jika ku bukan orangnya jangan pernah katakan sayang
dan cinta
Let me be the one . . let me be the one,,,, ( ten 2
five – jika )
Dia datang tiba – tiba di kehidupan ku dan pergi meninggalkan
sebuah luka yang masih membekas hingga sekarang. Perhatiannya, candaannya dan semua yang ada padanya. Aku rindu itu.
Kenapa kau tiba – tiba menghilang, ketika ku mulai mencintaimu.
Kenapa harus ada pertemuan jika hanya berakhir
perpisahan dan meninggalkan sebuah luka. Tuhan aku rindu padanya. Kemana dia
sekarang, ,,
BAB
1
Kriiiiiiiiiiing, suara jam beker berbunyi nyaring.
Tapi gadis itu enggan untuk beranjak
dari tempat tidur. Dimatikannya jam
beker itu. Ya itulah Keyla Maharani Santika. Gadis berusia 16 tahun yang akrab
di sapa Keyla.
“KEYLA !!!!!! Sekarang udah jam berapa ? Ayo bangun
!!!! “ teriak mama sambil menarik selimut Keyla.
“Bentar lagi ma, keyla masih ngantuk. Lima menit
lagi ya ma” pinta keyla sambil membenamkan kepala kedalam bantal
“Terserah kamu, tapi jangan salaahin mama kalau kamu
terlambat” ujar mama
“Emang sekarang jam berapa ma?” tanya Keyla malas -
malasan
“Jam 6” kata mama sambil keluar kamar.
“Apa !!! mama kok gak bangunin keyla dari tadi sih.
Ini kan hari pertama keyla di SMA” teriak keyla sambil berlari ke kamar mandi.
•••
“Ma, Pa Keyla berangkat dulu ya”
“sarapan dulu key”
“udah gak keburu ma, udah telat nih”
“eh kok gak salim sama mama”
“heheheheh. Lupa ma. Keburu- buru sih”
•••
Di SMA CENDRAWASIH
“Kalian semua murid baru di sini, gak usah belagu
dan turuti perintah senior” kata salah seorang senior berwajah chinese.
Tiba – tiba dari arah gerbang, tampak seorang gadis
cantik yang berlari menuju barisan para peserta mos.
“Hei kamu! maju ke depan” teriak senior cowok
berwajah chinese itu.
Tapi yang di panggil tidak sadar, dan sibuk
membenarkan kucirannya.
“kamu yang lagi benerin ikat rambut, maju ke depan
!” senior cowok berwajah chinese itu memanggil Keyla
“aku kak? “ kata keyla sambil menunjuk dirinya.
“iya kamu ! siapa lagi yang benerin ikat rambut”
teriak senior cowok berwajah chinese itu tak sabar.
Keyla pun maju ke depan menuju senior tersebut.
“kamu tahu salah kamu apa !” bentak si senior.
“ gak kak “ jawab keyla dengan polos
“ udah telat ! gak nyadar lagi. Niat sekolah di sini
gak sih. Baru pertama sekolah aja udah telat” bentak senoir itu lagi
“ maaf kak, tadi aku kesiangan. Kalau ditanyain niat
atau gak, ya niat dong kak. Gimana sih?”
Jawab Keyla santai.
“kamu, udah telat.
Berani lagi sama senior!”senior itu mulai geram.
“kak aku kan udah minta maaf. Lagian kakak nggak
punya hak buat marahin aku” ujar keyla
“beraninya kamu bilang gitu!”senior cowok itu mulai
naik darah.
“udahlah dave, gak usah buang – buang tenaga buat marahin
cewek kayak gitu” kata salah seorang senior berparas indo.
“y a dave, kayak anak kecil aja lu. Cuma hal sepele
gini aja emosi” sahut senior cowok berambut jabrik.
“udah kamu balik aja dek, eh nama kamu siapa?” kata
senior cowok berambut jabrik.
”keyla kak” jawab keyla
“ya dah kamu balik ke barisan sana” kata senior
cowok berambut jabrik itu lagi.
Keyla pun kembali kebarisannya.
“eh urusan kita belum selesai!”teriak senior cowok
berwajah chinese itu, yamg ternyata bernama dave
“ udahlah bro. Woles aja napa” kata senior cowok
berambut jabrik
“eh yo! kenapa lu suruh balik dia, cewek belagu
kayak gitu.” Ujar dave masih terbawa emosi.
“udahlah lupain, gak malu lu diliatin banyak adik
kelas” kata senior cowok berambut jabrik
•••
Di barisan.
“siapa si cowok belagu itu. Baru aja jadi senior,
belagunya minta ampun” kata keyla di dalam hati.
Dia masih kesal sama cowok berajah chinese itu.
“aduh mana laper lagi, tadi belum makan. Bener-bener
bikin BM (bad mood) banget sih hari ini.
Udah telat, eh sekarang ketemu cowok belagu gitu.” Keyla masih ngedumel di
dalam hati.
•••
Di depan, cowok bernama dave itu kembali memberi
pengarahan kepada para murid baru.
“ya, setelah apel ini selesai. Kalian masuk ke kelas
kalian, kalian cari nama kalian di daftar nama yang telah terpasang di depan
pintu. Kelas x terletak di dekat koridor sekolah. Paham kalian semua ?”
“paham kak” jawab para murid baru serempak.
•••
Di depan pintu X6
|
15
|
KEVIN
ANTONIO
|
SMP
BUDI LUHUR
|
|
16
|
KEYLA
MAHARANI SANTIKA
|
SMP
HARAPAN BANGSA
|
|
17
|
LUTFI
MAULANA
|
SMA
16 PAMBUDI
|
|
18
|
LALA ANASTASYA
|
SMP
HARAPAN BANGSA
|
|
19
|
NARU
ALEXA
|
SMP
12 JAYA
|
|
20
|
REZA
PRAWIRO
|
SMP
6 JAYA
|
Langkah keyla terhenti di depan pintu kelas X6.
“yes, gue sekelas lagi sama sasya” jerit keyla dalam
hati
Keyla pun celingak celinguk mencari Sasya. Sahabat
kentalnya dari SMP. Tak berselang lama orang yang dimaksud muncul.keyla pun
langsung lari kegirangan ke arah Sasya.
“eh apa-apaan si lu Key. Meluk – meluk gue gini. Gue
masih normal taug” komentar Sasya.
“Sya kita sekelas lagi nih, kayaknya kita ditakdirin
buat bareng terus deh” kata keyla sambil senyum – senyum.
“ih, ogah gue. Masak jodoh gue, elu si. Gak mau ah.
Lu bikin gue merinding” kata Sasya
“yee, gue juga masih suka cowok kalii” kata keyla
“ea key, lu tadi berani amat si”tanya sasya
“kenapa gue musti takut sya ? orang gue gak salah
kok” jawab keyla santai
“wah bener –bener ya lu Key. Baru masuk dah nyari
gara – gara” komen Sasya
“udah ah, mending kita masuk ke kelas dulu, males
gue bahas itu” ajak keyla
“ok deh:” jawab Sasya
•••
Kelas X6 tampak ramai karena senior mereka belum
masuk ke kelas untuk mengisi materi MOS. Tak berselang lama, para senior masuk
kelaas tersebut. Dan keyla terkejut karena salah satu senior tersebut
adalah cowok belagu yang bikin dia kesal
tadi pagi. Tapi tampaknya senior yang bikin keyla sebel, belum sadar kalau
keyla ada di kelas itu.
“ya adik – adik sekalian, kami bertiga adalah senior
yang akan menjadi koordinator kelas ini. Namaku Dave dari XII IPA 4” ujar Dave
menerangkan.
“namaku Rio Sebastian dari XII IPS 2, kalian bisa
panggil aku kak Rio” kata senior cowok berambut jabrik itu yang ternyata
bernama Rio.
“namaku Jenice Amora dari XII IPA 2” kata cewek
berwajah indo
Dari salah satu meja di kelas itu.
“key itu kan cowok yang tadi pagi itu, wah gawat ni
nasib lu” ujar Sasya
“apaan si, gak usah lebay gitu deh” komen keysa
“iya – iya. Sewot amat si non.” Kata sasya
Di depan kelas
“ok. Aku absen ya kalian satu – satu dan kalian maju ke depan
untuk memperkenalkan diri” terang si rio
Lalu satu persatu dari mereka mulai maju ke depan
dan memeperkenalkan diri. Saat tiba giliran Keyla.
“dave, itu kan cewek yang tadi pagi” kata rio sambil
menyenggol siku dave.
“biar aja. Kita liat, apa dia masih berani kayak
tadi” kata dave
Saat keyla maju, dave tersenyum penuh arti.
“perkenalkan nama saya Keyla Maharani Santika, biasa
dipanggil keyla. “
Belum selesa keyla perkenalan, dave sudah menyela.
“siapa ? gak kedengeran nih. Yang keras dong” teriak
dave.
“PERKENALKAN NAMA SAYA KEYLA MAHARANI SANTIKA, BIASA
DI PANGGIL KEY...
Belum selesai Keyla memperkenalkan diri. Tiba – tiba
dave berteriak lagi
“kurang keras,,”
“sialan, dikerjai gua. Aduh kenapa mendadak sakit
gini ya ni perut” ujar keyla dalam hati.
“PERKENALKAN NAMA SAYA KEYLA MAHARANI SANTIKA, BIASA
....”
Tiba – tiba keyla pingsan karena tidak kuat menahan
sakit perut yang dia rasakan. Lalu para senior pun langsung berlari menuju ke
arah Keyla.
“lu si Dave parah banget ngerjainnya” kata Rio agak
kesal.
“Cuma kayak gini doang kali, masak sampai pingsan gini”
sanggah Dave
“udahlah sekarang kita bawa ke UKS, lu bantuin gua”
pinta Rio sambil membopong Keyla.
•••
1 jam kemudian di UKS.
Keyla mulai membuka matanya, dia heran kenapa dia
bisa sampai ke ruang ini. Di sampingnya ada Sasya yang menungguinya.
“Sya gua kok bisa di UKS sih” tanya Keyla bingung
“lu tu pingsan tadi, terus kak Dave sama kak Rio
ngebawa lu kemari” jawab Sasya
“perut gua tadi mendadak sakit sya” kata Keyla.
“lu pasti belum makan kan ? kebiasaan deh lu kayak
gini. Oh ya, kak Rio di depan tu nungguin lu” terang Sasaya
“kak rio sya?” tanya keysa memastikan.
“iya, dia dari tadi nungguin lu siuman” jawab Sasya
“um, bisa panggilin sya. Gua mau ngucapin terima
kasih ke dia” pinta keysa
“ok gue panggilin” jawab Sasya
Di depan UKS.
“kak, keysa dah siuman tuh, dia nyariin kakak”
“oh ya?” tanya Rio memastikan
“ya kak, buruan deh kedalam”
Rio pun langsung beranjak ke dalam.
“hai dek, dah enakan?” tanya Rio basa basi
“udah kak, makasih kak udah nungguin keyla”
“ya sama – sama dek. Kan kakak yang bertanggung
jawab di kelas mu. Dah sepantasnya dong kakak ngelakuin ini”
“dek kakak mau pulang dulu ya, dah pada pulang nih.
Mau kakak anterin?”
“gak kak, keyla bareng Sasya kok”
“ow ya udah. Hati – hati ya dan jaga kondisimu.
Kakak pulang dulu”
•••
Hari Penentuan
Waktu
berjalan dengan begitu cepat
Tak
peduli kita inginkan atau tidak
Dan hari
itu semakin mendekat
Sebuah
hari PENENTUAN
Dag . .
. Dig . . . Dug
Jantung
ini berdetak dengan cepat
Berdebar
– debar menunggu sebuah hari
Sebuah
hari PENENTUAN
Hari
PENENTUAN . . .
Hari
yang rasanya seperti hantu
Hari
yang membuat siswa takut
Hari
yang membuat jantung siswa berdebar
Wahai
kawanku. . .
Tahukah
engkau hari itu ?
Ya itu
adalah sebuah hari yang bernama UJIAN NASIONAL
Siapkah
kalian menghadapinya?
Karya :
Denisa Aprilina S.
Langganan:
Komentar (Atom)

