apakah blog ini menarik ?

Jumat, 04 September 2015

Melancong ke Jogja part 2 (Taman Sari)

Hai guys, kali ini aku mau ngereview Taman Sari. Dan lagi  aku mau bilang, aku masih dalam tahap belajar. Jadi jangan diketawain yee. 
Setelah puas berputar – putar di benteng Vredeburg, aku, mbak Galuh & mbak Uuk melanjutkan perjalanan ke Taman Sari yang katanya merupakan bangunan bekas pemandian putri keraton. Untuk dapat ke sana, kami naik becak seharga 20rb sekali perjalanan. Kalau naik becak di sini kalian harus nawar, kalau nggak ntar dikasih harga yang mahal. Pertama kami dkasih harga 30rb dan kami tawar menjadi 20rb. Setelah harga deal, kita pun menuju ke Taman Sari. Dalam perjalanan, kami dilewatkan pusat bakpia patok, pusat kaos khas jogja,pusat batik dan juga alun – alun yang mempunyai beringin kembar yang konon katanya jika bisa melewati pohon itu dengan mata tertutup, maka apa yang diinginkan dapat terwujud. Setelah perjalanan ± 15 menit, kita pun tiba di Taman Sari. Cukup banyak wisatawan yang datang ke sini baik domestik maupun mancanegara. Dan banyak juga mahasiswa yang mengisi waktu luang mereka untuk menjadi tour guide para wisatawan mancanegara.
Harga tiket masuk objek wisata ini 3rb untuk wisatawan domestik dan 7rb untuk wisatawan mancanegara dan lagi – lagi saya bilang, itu harga yang cukup  murah untuk para backpaker. Taman Sari buka setiap hari pukul 08.00 – 14.00 WIB.

Gambar 1 : Kolam Pemandian
Taman sari merupakan bekas peninggalan kraton jogjakarta yang digunakan sebagai tempat rekreasi dan peristirahatan raja beserta keluarganya. Objek wisata ini dibangun  tahun 1758 oleh Pangeran Mangkubumi (yang kemudian bergelar Hamengku Buwono I) dan Raden Ronggo Prawirosentiko (Bupati Madiun) sebagai arsiteknya. Di kompleks Taman Sari ini terdapat kolam yang digunakan sebagai pemandian raja dan keluarganya. Di dekat kolam terdapat bangunan yang digunakan untuk istirahat raja dan keluarganya tapi sayang, di tembok bangunan ini terdapat banyak sekali coretan yang mengurangi keindahan bangunan.


Gambar 2 : Bekas tempat tidur putri
Di kompleks Taman Sari juga terdapat bangunan yang bernama Sumur Gumuling. Bangunan ini digunakan untuk meditasi raja. Selain untuk meditasi, bangunan ini juga difungsikan sebagai masjid.

Gambar 3 : Meditasi dulu :D
Selain sebagi destinasi untuk berlibur kompleks Taman Sari  ini cocok sekali dipakai untuk foto prewed. Apalagi ditangga yang terletak di Sumur Gemuling, banyak sekali calon pasangan pengantin yang mengambil fotonya di lokasi tersebut. Duh jadi pengen ikutan prewed deh hihihihi. 

Gambar 4 : latihan prewed
Itu sekilas gambaran dari kompleks Taman Sari. Semoga kalian tertarik untuk ke sini ya. Selamat berlibur.
Referensi :
wikipedia.org


Kamis, 03 September 2015

Melancong ke Jogja Part 1 (Benteng Vredeburg)

Hai guys, aku lagi belajar ngereview tempat nih. Jangan diketawain yak J. Tempat pertama yang pengen aku review yaitu benteng Vredeburg yang terletak di kota Yogyakarta.
Aku sama mbak Galuh berangkat dari Semarang hari  Jumat (20 Februari 2015) naik bis Safari menuju Solo. Ongkos yang kita keluarkan sebesar 25rb. Di Solo  kita berhenti di terminal dan dijemput sama mbak Uuk (temennya mbak Galuh). Kita pun transit di kos mbak  Uuk yang terletak  di dekat kampus UNS.
Keesokan harinya baru kita cuss gitu ke Jogja dengan naik kereta pramek. Nggak butuh merogoh kocek yang banyak kok untuk naik kereta, cukup 6rb kamu sudah bisa sampai Jogja.
 


Gambar 1 : With mbak Uuk

Sesampainya di Stasiun Jogja kita pun jalan menuju benteng Vredenburg.  Untuk ke sana kita melewati Maliboro. Malioboro merupakan pasar tempat menjual oleh – oleh khas Jogja. Finally setelah berjalan selama 15 menit, akhirnya kita sampai juga di Benteng Vredeburg. Cukup ngos – ngosan jalan, hahaha maklum dah jarang olahraga ya jadi ngos – ngosan gini deh (bukan faktor umur  lho ya :p) .



Gambar 2 : Welcome to Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg merupakan salah satu bangunan peninggalan Belanda yang dikelilingi oleh tembok persegi empat.
 Untuk bisa mengakses ke dalam benteng ini. Kita harus membayar 2rb untuk dewasa dan untuk anak – anak 1rb, nggak terlalu mahal kok untuk yang mau backpakeran kesini. Benteng ini buka dari hari Selasa sampai minggu guys. Saat masuk, kita akan disambut oleh alunan lagu kebangsaan yang selalu diputar. Di dalam benteng ini terdapat museum yang berisikan peninggalan – peninggalan penting dari benteng ini dan jika kita masuk kedalamnya, kita akan merasakan bagaimana kisah – kisah yang terjadi dimasa lalu.




Gambar 3 : Numpang eksisdulu :p
Di dalam benteng ini kita akan menemukan bangunan – bangunan tua bergaya arsitektur Belanda. Dan di sini juga banyak terdapat patung – patung pejuang yang cukup bagus untuk dijadikan objek foto.  Diantara patung – patung itu terdapat patung Jenderal Soedirman yang dikenal karena perang gerilyanya.  



Gambar 4 :Patung Jenderal Soedirman


Nggak lengkap rasanya sudah jauh – jauh ke sini tapi belum naik ke atas benteng vredeburg. Pemandangan yang kita dapat dari atas benteng cukup menakjubkan. Kita akan disambut hamparan langit berwarna biru. Ketika di atas rasanya ingin sekali terbang, tapi apa daya diri ini tak punya sayap untuk terbang, hiks ;-(



Gambar 5 : Menggapai langit

Untuk yang beragama Islam, jangan khawatir jika ingin sholat. Karena di dalam benteng ini juga terdapat fasilitas mushola. Letaknya dari pintu masuk belok ke kiri, di sebelah kiri koperasi. Dan yang ingin ke toilet, tinggal dari pintu masuk lalu belok ke kanan.

Sekian review dari aku, makasih ya yang udah ngebaca.